Rudy Susmanto: Puskesmas Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Harapan Masyarakat

CITEUREUP – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meresmikan kembali operasional Puskesmas Mangkuluhur Citeureup pada Senin (27/7). Peresmian ini menandai pulihnya layanan rawat inap yang sempat terhenti akibat kebakaran hebat yang melanda gedung puskesmas tersebut pada Oktober 2024.

Bupati Rudy Susmanto menyatakan, musibah kebakaran pada 19 Oktober 2024 lalu menjadi tantangan berat bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Pasalnya, anggaran untuk pembangunan kembali fasilitas kesehatan itu belum masuk dalam perencanaan tahun anggaran berikutnya.

Di tengah keterbatasan, semangat gotong royong dan kepedulian dunia usaha menjadi solusi. PT Intra GolfLink Resorts Tbk hadir membiayai penuh pembangunan kembali puskesmas melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Alhamdulillah, tanpa diminta, PT Intra GolfLink Resorts Tbk mengambil langkah cepat untuk membangun kembali puskesmas ini,” ujar Rudy. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi nyata perusahaan tersebut, seraya menegaskan bahwa investasi di sektor kesehatan adalah investasi kemanusiaan jangka panjang.

“Ketika seorang ayah sembuh, ia bisa kembali bekerja dan menyekolahkan anaknya. Dampak fasilitas kesehatan jauh melampaui bangunan fisiknya,” jelas Rudy.

Bupati Rudy juga mengajak seluruh pelaku usaha di Kabupaten Bogor untuk mencontoh langkah tersebut. Mengingat Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan populasi terbesar di Indonesia, ia menekankan perlunya sinergi antara pemerintah dan swasta dalam percepatan pembangunan, khususnya di bidang kesehatan.

“Jika ingin bergerak cepat, pemerintah tidak bisa sendiri. Kita butuh kolaborasi dan gotong royong dengan dunia usaha,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, menjelaskan bahwa kebakaran sebelumnya melumpuhkan fungsi rawat inap. Kini, berkat dukungan TJSL, masyarakat kembali memperoleh akses layanan rawat inap yang aman dan sesuai standar. Langkah ini memperkuat komitmen Pemkab Bogor dalam mengoptimalkan 101 puskesmas dan 98 puskesmas pembantu sebagai ujung tombak layanan kesehatan.

Menutup acara, Bupati Rudy berpesan kepada jajaran puskesmas agar peningkatan fasilitas fisik ini dibarengi dengan pelayanan profesional dan penuh empati. “Yang diingat masyarakat bukan cuma gedungnya, tapi bagaimana mereka dilayani dengan sepenuh hati,” pungkasnya.

(Nyimas)


Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

error: Content is protected !!